5 Amalan di 10 Hari Pertama Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan

Bagi umat Islam, mereka mempercayai jika 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah dianggap sebagai hari yang lebih baik semua hari lainnya dalam satu tahub.

Alquran sendiri menyebutkan,

“Dan berzikirlah kepada Allah pada hari yang telah ditentukan jumlahnya” (QS Al Baqarah ayat 203).

Berikut ini ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan:

  1. Sholat
    Pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, kita dianjurkan untuk meningkatkan sholat. Jika sudah melengkapi sholat 5 waktu, perbanyaklah melakukan sholat sunnah.

Sebagaimana yang tertera dalam surat ini:

“Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.” (QS Al Baqarah ayat 43).

  1. Puasa Sembilan Hari Pertama
    Nabi Muhammad SAW biasanya berpuasa pada sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, umat muslim juga dianjurkan untuk mengikuti teladannya dengan ikut berpuasa.
  2. Puasa Arafah
    Umat muslim dianjurkan untuk berpuasa pada hari Arafah. Para ulama mengatakan jika seseorang tidak mampu untuk berpuasa selama sembilan hari, ia dapat berpuasa setidaknya pada hari ke-9 Dzulhijjah, yang dikenal sebagai Hari Arafah.

Salah satu hadits menyebutkan:

“Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Assyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas.” (HR. Muslim).

  1. Kurban
    Saat bulan Dzulhijjah, setiap muslim yang dirasa mampu, ia dianjurkan untuk berkurban, baik itu seekor kambing atau sapi.

“Siapa saja yang memiliki hewan untuk dijadikan hewan kurban, maka ketika sudah tiba bulan Dzulhijjah tidak boleh memotong apa pun dari rambut dan kukunya sampai (selesai) menyembelih.” (HR. Muslim).

  1. Bertaubat
    Selain berpuasa dan berkurban, umat Islam juga dianjurkan untuk banyak meminta ampunan alias bertaubat kepada Allah SWT.

“Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar Ayat 53)

Penulis: Esep M. Zaini

3 Komentar

  1. Masya Allah ilmu yang luar biasa. Saling mengingatkan adalah kewajiban. Semoga setelah membaca tulisan ini kita lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Aamiin.

  2. Alhamdulillahirobbilalamin. Terima kasih, Guneman.

  3. Terima kasih telah berbagi. 🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *